Iran merupakan salah satu negara yang memiliki teknologi militer canggih, termasuk dalam pengembangan rudal dan drone. Baru-baru ini, Iran mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan 13 rudal dan drone yang mampu menghapus pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah dari peta.

Dengan kehadiran rudal dan drone ini, Iran menunjukkan bahwa mereka siap untuk melindungi wilayahnya dari ancaman asing, terutama dari AS yang seringkali dianggap sebagai musuh utama Iran. Rudal-rudal dan drone-dron ini memiliki teknologi yang sangat canggih dan mampu mengenai sasaran dengan akurasi tinggi.

Salah satu rudal yang dikembangkan oleh Iran adalah Fateh-110, rudal balistik yang memiliki jangkauan hingga 300 kilometer. Rudal ini dilengkapi dengan sistem pandu yang sangat presisi dan dapat mengenai target dengan akurasi tinggi. Selain itu, Iran juga mengembangkan drone Shahed-129 yang dilengkapi dengan teknologi pengintaian dan serangan udara.

Dengan kehadiran rudal dan drone ini, pangkalan militer AS di Timur Tengah dapat menjadi target yang sangat rentan. Iran memiliki kemampuan untuk meluncurkan serangan mendadak dan menghancurkan pangkalan militer AS dalam waktu singkat. Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi keamanan AS di kawasan tersebut.

Meskipun demikian, AS tidak tinggal diam dalam menghadapi ancaman dari Iran. Mereka terus melakukan pengawasan dan memperkuat pertahanan mereka di Timur Tengah. Konflik antara Iran dan AS pun terus berlangsung, dengan kedua belah pihak saling mengancam dan berusaha memperkuat kekuatan militer mereka.

Dengan kehadiran rudal dan drone yang mampu menghapus pangkalan AS di Timur Tengah dari peta, Iran menunjukkan bahwa mereka tidak akan tinggal diam dalam menghadapi ancaman asing. Mereka siap untuk melindungi wilayahnya dengan segala cara, termasuk dengan teknologi militer canggih yang mereka kembangkan.